Pada dasarnya keputusan untuk memilih menggunakan tinta solvent atau eco solvent adalah tergantung pada kebutuhan mesinnya, sebab jenis tinta Solvent berbeda dengan tinta Eco Solvent.
Tinta solvent sendiri terbuat dari pigmen yang dicampur dengan pelarut berupa solvent. Sementara itu tinta eco solvent diciptakan untuk pembaharuan yang bertujuan untuk menciptakan tinta dengan bahan yang lebih ramah lingkungan.
Berikut adalah karakteristik dari tinta solvent:
- Tinta solvent cocok digunakan untuk mesin digital outdoor, karena karakteristik tintanya yang lebih tahan terhadap air dan juga matahari.
- Tinta solvent cenderung memiliki bau yang lebih menyengat.
- Pemilihan tinta solvent harus lebih sedikit berhati-hati, karena banyaknya perbedan PL (Pico liter) di setiap mesin berbeda yang mengharuskan kita mengunakan tinta yang berbeda.
- Tinta solvent dikemas dalam kemasan galon ukuran 5L. pengisian tinta ke dalam mesin dilakukan dengan cara memasukan selang ke dalam galon tinta.
berikut adalah Mesin Grando GDK 512i Solvent (Mesin outdoor):
Grando GDK512i Solvent Printer with Four Konica 512i Print Heads
Grando Solvent Digital Printing with 4 konica 512i printheads, (upgradeable to 8 printheads).
Berikut adalah karakteristik dari tinta eco solvent:
- Tinta eco solvent biasanya digunakan untuk kebutuhan cetak indoor.
- Tinta eco solvent merupakan tinta yang lebih ramah lingkungan sehingga baunya tidak terlalu menyengat.
- Hasil cetak yang dihasilkan dengan tinta eco solvent lebih detail. hal ini disebabkan karna pico liter nya relatif lebih kecil.
- Tinta eco solvent dikemas dalam kemasan botol ukuran 1 liter.
Berikut adalah Mesin Grando GD1602S Eco Solvent (Mesin Indoor):
Grando GD1602E Eco Solvent Printer with Two Epson i3200 Print Heads
Grando Eco Solvent Digital Printing with 2 Epson i3200 printheads, Maximum Speed 40 m2/h.
Jadi kebutuhan cetakmu lebih ke solvent atau eco solvent?
Share di kolom komentar ya!
